Menikah di Facebook

facebookweddingSuatu hari ketika saya menunggu giliran check-up di ruang tunggu sebuah rumah sakit, secara tidak sengaja menguping pembicaraan seorang perawat lewat telepon. Setelah saya perhatikan pembicaraannya, ternyata perawat itu sedang berbicara dengan anaknya. “Jangan lupa sayuran ada di dalam kulkas, kalau mau makan lauknya udah disiapin ibu di meja tinggal dipanasin aja” obrolan ibu dan anak itu terus berlanjut sampai pada suatu topik bahasan tentang aktivitas anaknya di di dunia maya “itu kenapa di Facebook status hubungan kamu menikah dengan (menyebutkan sebuah nama)? belum nikah kok ditulis udah nikah. hapus…gak baik!” dengan suara yang agak meninggi

Apa yang saya dengar dari pembicaraan ibu dan anak di atas adalah sebuah fenomena yang sekarang memang banyak dilakukan oleh para Facebooker belia. Mereka ramai-ramai memasang status “menikah” atau “bertunangan”, padahal hubungan mereka baru sebatas pacaran saja.

Cukup menarik memang apa yang ditawarkan oleh Facebook karena terdapat banyak pilihan yang spesifik atas jenis-jenis hubungan yang sedang dijalin para penggunanya untuk di publish dan di lihat banyak orang. Tercatat ada 7 jenis hubungan yang bisa dipilih yaitu : lajang (single), berpacaran (in relationship), bertunangan (engaged), menikah (married), rumit (it’s complicated), menjalin hubungan tanpa status (in an open relationship) dan cerai (widowed). Berpoligami dan menikah siri belum masuk ya?hehe. Dan yang lebih unik lagi Facebook pun memiliki fasilitas untuk mempublish dengan siapa pengguna menjalin hubungan.

Pihak Facebook mencantumkan fasilitas ini dilayanannya tentu saja untuk digunakan sebagaimana mestinya, artinya pencantuman status hubungan harus dipertanggungjawabkan secara penuh oleh para pemilik account. Kalupun ternyata faktanya banyak orang yang mencantumkan status hubungan tidak sesuai dengan kenyataan, itu adalah hak mereka dan tentu saja akibat-akibatnya harus di tanggung sendiri seperti contoh kecil di atas, si anak harus kena marah orangtuanya. Contoh kasus yang paling parah dari pencantuman status hubungan ini terjadi di Inggris di mana seorang suami tega membunuh istrinya karena kedapatan mencantumkan status “single” di account Facebooknya. Whuahhh, cukup seram kan?

Boomingnya Facebook diiringi dengan banyaknya permasalahan yang timbul akibat penggunanya tidak hati-hati dalam mengelola fasilitas yang tersedia didalamnya, termasuk tentang pencantuman status hubungan ini. So, yang ingin mencantumkan status “menikah” di Facebook, silahkan resmikan dulu pernikahan anda, baru bagikan kebahagiaan anda kepada teman-teman di seluruh dunia… :)

Menikah di Facebook