Kunjungan Muhibah Keroncong Batu Pahat Johor ke Bandung
Surat permohonan resmi dari MAJLIS PERBANDARAN BATU PAHAT di jalan Pejabat 83000 Batu Pahat Negeri Johor Darul Ta’zim tertanggal 11 November 2011 lalu, perihal Kunjungan Muhibah kepada Kharisma Keroncong 90.9 LITA FM Bandung, terjawab sudah dengan siltaurahmi hangat yang diselenggarakan Sabtu siang ini 03/11/11, di rumah dinas WaWalKot Bandung. Surat tadi bukanlah surat tunggal satu satunya yang dikirim kepada pimpinan Lita FM. Masih ada satu surat lainnya yang ditujukan kepada Yth : Bpk. Ayi Vivananda (WaWalKot Bandung) perihal kunjungan muhibah pula.
Dalam waktu singkat, Ayi Vivananda (AV) yang memiliki kepedulian kepada upaya upaya pelestarian dan pengembangan seni tradisional termasuk keroncong ini, merespons surat dimaksud dengan mengajak serta para krontjoners Bandung untuk menggelar penyambutan ala keroncong, karena memang dalam rangka kunjungan Muhibah Keroncong. Maka terjadilah, Kunjungan Muhibah Keroncong yang berlangsung hangat dan penuh keakraban dua bangsa rumpun melayu ini.
Sang tamu adalah En. Shafa’e Bin Ahmad Wakil Wali Kota Majlis Perbandaran Batu Pahat Johor Malaysia beserta staff (sekitar 15 orang) yang diterima langsung oleh AV beserta istri di rumah dinasnya jalan Nylan Bandung. Turut menyambut diantaranya Hj.Rinna Mayasari pimpinan Lita FM Bandung, para pegiat keroncong Bandung yang tergabung dalam The Oxygen, JJOK, KTN pula KaDisParBud Kota Bandung Priana Wirasaputra.
Silaturahmi berdurasi duajam setengah lebih itu, selain diisi dengan ramah tamah kedua belah pihak Wakil Walikota, juga disemarakkan dengan penampilan musik keroncong bersama JJOK dan The Oxygen, serta saling tukar cinderamata. Cinderamata berupa biola diberikan pula kepada Yayasan Pecinta Keroncong Tjroeng. Bahkan, En. Shafa’e Bin Ahmad Wakil Wali Kota Majlis Perbandaran Batu Pahat Johor Malaysia, menyempatkan menyumbang lagu berjudul Angin Malam karya A.Riyanto, diiringi The Oxygen.
Dalam sambutannya, AV menyambut baik kunjungan muhibah ini apalagi berlatar belakang seni budaya, yang jauh dari muatan politik. Dengan keroncong, segala keramahtamahan dan kebersahajaan dua bangsa serumpun, dapat bersatu. Sementara WaWalKot Batu Pahat dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Pihaknya tak hanya sekadar jalan jalan kosong tanpa hasil ke Bandung. Buktinya ia dan rombongan telah wisata ke Tangkuban Perahu, wisata belanja ke Pasar Baru, dan silaturahmi langsung dengan pengelola Lita FM Bandung yang selama ini menjadi media penyiaran aktif dalam pengembangan keroncong melalui Kharisma Keroncong. Bahkan, tidak dalam waktu yang lama, Orkes Keroncong yang ada di Batu Pahat, berkeinginan untuk bisa live perform dalam siaran di Lita FM.
Kunjungan Muhibah ini, terlaksana berawal dari upaya Edi Valentino, seorang krontjongers asal Sukoharjo Jawa Tengah, yang telah lebih dari 10 tahun mengajar musik keroncong di Johor Malaysia. Ia berupaya untuk mengenalkan perkembangan musik keroncong melalui orkes keroncong yang telah dibinanya dengan mengunjungi pusat pusat kegiatan keroncong di Indonesia, salahsatunya di Bandung. Komunikasi yang intensive yang telah dibangun selama ini dengan YPK Tjroeng dan Kharisma Keroncong 90.9 Lita FM Bandung, kedepan akan terus dilanjutkan dengan kunjungan lainnya, dalam Kunjungan Muhibah Keroncong dimasa datang.
Tak hanya tamu dari Johor Malaysia yang hadir, datang pula Mr.Azis Thalib pimpinan D’Temasek Orkes Keroncong Singapura. Azis yang hadir ditemani oleh rekannya yang bekerja di Bandung ini, malah mengundang Kharisma Keroncong untuk meliput kegiatan di Singapura pada awal tahun 2012 mendatang, tentu pertunjukan keroncong.





